Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

Mau Jadi Apa itu Pilihan

Pagi menjadi hari yang sama dengan hari-hari sebelumnya bagi carisa, dia tak lagi memperhatikan jam yang ada disudut kamarnya. Sepanjang malam ia tak bisa memejamkan matanya sekedar untuk melepaskan penatnya. Semua masih seperti kemarin, tas punggung yang selalu dia kenakan dengan penuh sukacita kini hanya tegeletak di kasur tidurnya. Pagi yang selalu dinantikanya kini tak lagi dihiraukanya, hari berganti hanya soal perputaran jam, tak lagi disambutnya. Bahkan suara ayam berkokok tak berbeda dengan detik jam ia dengar tak mampu membuatnya bangkit. “sa, ini sudah pagi nak, ayo bangun!!” Suara seorang wanita paruh baya terdengar pelan membangunkan karisa seraya mengetuk pintu. Ia kembali membangunkan putri kesayanganya dengan suara lumayan keras dan terdengar cemas dengan nada sedikit memaksa. Lamunan Carisa mulai berhamburan seketika saat suara pintu didobrak namun tak berhasil terbuka. Mungkin karena pintu itu terbuat dari kayu jati asli Bojonegoro yang terkenal kuat dan mudah...

Kuliah untuk jadi pengangguran

Masa sih cape-cape kuliah malah jadi pengangguran ?? Sebenarnya sulit untuk masuk ke pikiran masyarakat yang masih tabu akan pentingnya ilmu itu. Jujur, saya kuliah bukan untuk mencari kerja tapi saya mencari ilmu. Jika saya kuliah untuk mencari kerja, “BODOH” itu namanya. BODOH ?? ya. Saya bilang betapa bodohnya diri saya. Jika anda belum paham dengan tulisan saya, saya akan beri penjelasan mengenai orang bodoh vs orang pintar yang saya ambil dari “MARIO TEGUH”  : Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis… Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar. Walhasil boss-nya orang pintar adalah orang bodoh. Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh. Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari pr...

Discovering Ability

Hari ini kuucapkan Alhamdulillah, ya allah! Tahun ini, aku mendapat karunia dengan masuknya anak yang luar biasa, yang membuatku tertantang menjadi agen of change bagi diri mereka dan dan diriku sendiri. Terimakasih ya allah! Tahun ini, aku belajar dari siswaku yang tidak bisa diam, aku belajar dari siswaku yang sulit memahami materi, aku belajar dari siswaku yang nakal, yang setiap hari terus menggodaku. Aku benar-benar bersyukur ya allah, engkau hadirkan mereka untukku. Bagiku, mereka adalah rezeki. Bagaimana tidak, ilmuku bisa bertambah karena kehadiran mereka.  Kesabaranku bisa berlipat-lipat karena kehadiran mereka. Dan yang paling kunikmati adalah ketika mereka tersenyum dan membisikkan sebuah kalimat di telingaku “ guru, ternyata aku bisa…” bagaimana aku tidak berterima kasih ya Allah, jika kenikmatan hati ini terus-menerus muncul dari hari ke hari di kelasku. Ya..Allah berikan kekuatan kepadaku untuk terus berjuang menjadikan mereka insan-insan yang kelak akan punya ...

Sejarah Sekolah (2)

Maka sejak saat itulah telah beralih sebagian dari fungsi scola matterna (pengasuhan ibu sampai usia tertentu) yang merupakan proses dan lembaga sosialisasi tertua umat manusia, menjadi scola in loco parentis (lembaga pengasuhan anak pada waktu senggang di luar rumah, sebagai pengganti ayah dan ibu). Itulah pula sebab mengapa lembaga pengasuhan ini kemudian biasa juga disebut   ‘ibu asuh’ atau ‘ibu yang memberikan ilmu (alma mater). Waktu terus berlalu. Para orangtua makin terbiasa saja memercayakan pengasuhan putra-putri mereka kepada orang-orang atau lembaga-lembaga pengasuh pengganti mereka di luar rumah tersebut, dalam jangka waktu yang semakin lama dan dengan pola yang semakin teratur pula. Karena makin banyak anak yang harus diasuh, maka mulai pula diperlukan lebih banyak pengasuh yang bersedia meluangkan waktunya secara khusus untuk mengasuh anak-anak disuatu tempat tertentu yang telah disediakan, dengan peraturan yang lebih tertib, dan deangan imbalan jasa berupa upah...

Sejarah Sekolah

Mendengar kata ‘sekolah’ pada umumnya seseorang akan membayangkan suatu tempat dimana orang-orang akan melewatkan sebagian dari masa hidupnya untuk belajar dan mengkaji sesuatu. Kata itu umumnya memang diacukan pada suatu system, suatu lembaga, suatu organisasi besar dengan segenap kelengkapan perangkatnya: sejumlah orang yang belajar dan atau mengajar, sekawanan bangunan gedung, secakupan peralatan, serangkaian kegiatan terjadwal, selingkupan peraturan, dan sebagainya. Padahal dalam Bahasa aslinya, yakni kata skhole, scola,scolae atau schola (latin), kata itu secara harfiah berarti ‘waktu luang’ atau ‘waktu senggang’. Alkisah, orang yunani tempo dulu biasanya mengisi waktu luang mereka dengan cara mengnjungi suatu tempat atau seseorang pandai tertentu untuk menanyakan dan mempelajari hal-ikhwal yang mereka rasakan memang perlu dan butuh untuk mereka ketahui. Mereka menyebut kegiatan itu dengan kata istilah skhole, scola, scolae atau schola. Keempatnya punya ari sama: “wa...

Cahaya hati

Cahaya satu adalah satu titik yang berlabuh pada hati. berupa makna-makna nama atau sifat Allah. Ia hadir memberikan bimbingan pada ruhani. Hingga denganya, hamba menyaksikan yang haq dan yang batil dengan pandangan yang jelas. Hati memiliki hakikat pemahaman sedangkan siir,lebih dalam lagi. ia memiliki hakikat penyaksian. siir lebih kuat dan berkesan daripada hati. keduanya, hati atau siir adalah nama bagi ruh. Ruh memiliki banyak istilah atau penyebutan. Apabila ruh tergelapkan oleh maksiat,dosa,syahwat, aib, maka ia bernama nafsu. Apabila ruh berada dalam pemahaman terhadap kebenaran dan kebatilan, maka kita menyebutnya akal. Apabila ia berada dalam kondisi berubah-ubah antara lalai dan hadir kepada Allah kita menyebutnya qolbu.  Apabila ia tenang, tenteram, dan istirahat dari segala permainan dunia, kita menyebutnya sebagai ruh. Apabila ia menjadi sifat yang melekat, terang, memenuhi jiwa, kita menyebutnya siir. Dihadapanya tergambar rahasia dari rahasia Allah. Dalam k...

Let's Fight

Gak boleh nyerah,tinggal selangkah lagi. ayo kita selesaikan tantangan ini dengan baik. meski dengan tertatih mesku dengan segala aktivitas yang tak ada habisnya. kita sudah hampir sampai difinis,ini harus diperjuangkan dengan segala daya upaya,dengan semua sisa tenaga. Nggak kamu nggak boleh seperti ini,kamu yang sudah memulai maka kamu bertanggung jawab pula untuk mwnyelesaikanya. Kamu yang sudah memilih,maka perjuangkan pilihanmu.  Memasuki gerbang akhir ODOP begitu luar biasa tantanganya. Rasa malas mulai datang,tak kenal waktu. Meredakan semua semangat, memudarkan semua asa ketika hendak memulai menuliskan kata. Sungguh rasa ini menyiksa diri ketika teringat tentang konsekuensi yang harus ditanggung. Tentang perjuangan yang harus berakhir ketika tak mampu mempertahankan semangat dan meredamkan ego. Hati kuatlah,ini sudah akan berakhir sebentar lagi. Semua yang baik memang tak mudah,semua yang membahagiakan selalu dibarengi dengan kesedihan. Ayo bertahan. Hampir d...

Para pesaing

Ketika anda dalam sebuah komunitas,baik itu komunitas hobi,profesi,kesukaan akan selalu ada hal yang tak ada suka,atau orang lain tak sukai pada anda. Persaingan pun tak bisa dihindari. Sebenarnya persaingan atau kompetisi merupakan hal positif,tergantung bagaimana cara pesaing saling bersaing. Hanya saja kadang kita merasa persaingan tak lagi adil,ada yang terdholimi dan ada yang merasa persaingan ini tak lagi sehat. Ada yang saling menyakiti untuk kemudian menempati posisi orang tersebut,berusaha menjatuhkan, sibuk mencari kelemahan kompetitornya,mencari-cari kesalahan untuk kemudian dijadikan bahan pergunjingan di komunitas lain. Mencoba membangun opini massa untuk menyudutkan orang yang tak disukainya.  Kalau ada orang bilang,orang berhasil mendiskusikan ide sementara orang gagal membicarakan orang lain. Membicarakan orang lain membuat anda sibuk untuk menganalisis orang tersebut,sehingga tak ada satu pun ide yang kita dapatkan. Seringkali pula kita terjebak pada pem...

Nasi berkat

Nasi berkat,selalu terasa nikmat mungkin karena ada doa dalam tiap suap, ada doa yang terpanjat dalam tiap bulir penuh harap, Serupa dengan nasi yang telah tersaji, namun ia selalu lebih dinanti, meski bukan rendang yang ditemui, meaki hanya tempe dan teri, doa bagi yang berhajat, bentuk usaha serta bermunajat mengharap ridho dan berkahnya bertawakkal atas semua upaya karena tiada daya lepas dari kuasanya, tugas manusia hanya berencana dan berupaya,  semua hasil terserah pada pemberi hidup, karena hidup telah tergaris, Sepertbi hujan yang kadang hanya gerimis, sekedar penawar hati yang menangis

Wisata Waduk Grobogan (WWG)

Gambar
Tantangan pekan ke -6 ini adalah menulis feature tentang tempat wisata di Indonesia. Hemm..... bagaimana mengawalinya ya, saya bukan tipe orang yang suka berekreasi ke tempat wisata. Apalagi semenjak punya suami dan anak serta pekerjaan yang menyita waktu hingga seharian, tak pernah lagi saya bepergian. Jadi, saya akan menceritakan tentang objek wisata di seitar tempat tinggal saya saja ya, disini juga merupakan tempat wisata kok, meskipun masih dalam skala lokal alias hanya wisatawan domestik yang datang berkunjung.  Namanya wisata waduk grobogan, berlokasi di desa Bendo kecamatan kapas kabupaten Bojonegoro. Tempat wisata ini diresmikan oleh Bupati pada tahun 2014 lalu, sementara keberadaan waduk ini sendiri sudah ada sejak 2009. Waduk yang ada di desa Bendo ini merupakan salah satu program seribu embung yang dicanangkan oleh dinas pengairan Kabupaten Bojonegoro yang tujuanya adalah untuk digunakan sebagai pengairan pertanian sawah disekitaran waduk ini.  Pada aw...

Tentang " nanti kita cerita tentang hari ini"

Kalau nanti ambisi jadi nomer satu semoga bukan karena nyaman meliha dari atas, tapi karena mau ajak yang lain keatas. Satu baris kalimat ini saya ambil dari buku karya "Marcella FP" yang merupakan salah satu pembicara diacara Buka Talks. Buat saya kalimat diatas cukup menarik karena hari ini kita sering berkompetisi dan tak jarang saling menjatuhkan hanya untuk menjadi yang terbaik. Entah mengapa kadang juga terbersit dalam hati menjadi iri ketika kawan kita lebih berhasil dari kita. Atau orang didekat kita yang memiliki usaha yang sama tapi punya omset yang lebih besar dari kita.  Konsep yang diutarakan mb Marcella tadi seperti menyentil kita, bahwa sebenarnya bisa kok sukses bersama, bahwa sukses itu bukan tentang berada dipuncak sendirian, karena akan lebih membahagiakan saat kita bisa bersama-sama bergandengan tangan menggapai mimpi bersama. Toh, berbagi ilmu yang kita dapatkan tidak akan membuat kita kehilangan ilmu tersebut, justru kita akan belajar banyak hal juga...

Kebersamaan

18 oktober 2019, Sore ini tepat pukul 18.10 dan kami masih setia diruangan pertemuan ini sedari pukul 09.00 pagi tadi, tak lain dan tak bukan adalah untuk menyelesaikan deadline borang reakreditasi program studi pendidikan matematika. Iya, semua yang ada diruangan ini adalah pejuang, berjuang, saling bahu membahu dan menguatkan untuk tak letih menempuh jalan yang telah dimulai, bersama mengharap satu hal pasti, mendapatkan hasil terbaik. Akreditasi, kadang menjadi momentum yang menjadi ketakukatan kami sebagai Dosen, bagaimana tidak seringkali kami harus lembur bahkan pernah satu waktu kami menghabiskan waktu di Kampus hingga hampir tengah malam. Meski bukan momentum tahunan tapi saat harus menyelesaikan semua persyaratan administratif dalam pengurusan akreditasi sungguh menguras tenaga. Bukan hanya karena kurangnya tenaga Sumber Daya Manusia, karena semua pengerjaan dokumen mulai dari deskripsi hingga menyiapkan bukti  untuk visitasi harus dikerjakan sendiri oleh dosen yang ...

Belajar bagaimana belajar

Bagaimana kita belajar? Alat utama untuk belajar itu adalah otak. Untuk mencapai h igh level of achievement atau meaning of life. Menurut Sabda PS yang merupakan founder Zenius Education ada tiga hal yang harus kita kuasai untuk mencapai keberhasilan tertinggi :   Fundamentals Saat kita mulai belajar maka tools utama dalam belajar adalah otak. Kita dapat belajar banyak hal menggunakan otak. Otak merupakan perangkat hardware sekaligus software utama untuk belajar. Namun yang paling fundamental sesungguhnya adalah tentang bagaimana kita berpikir. Hal utama yang mempengaruhi kinerja otak adalah tentang mentalitas kita sendiri, bagaimana kita mempercayai pada diri kita sendiri. Apa yang ada dalam diri anda adalah kontroler dalam diri anda sendiri dan itu akan menentukan seberapa jauh anda berani melangkah. Mentalitas harus dibangun adalah percaya bahwa otak kita itu bisa diupgrade bisa diperbaiki, otak bersifat plastis dan tidak ada kata terlambat dalam belajar, yang harus...