Pasar
Perempuan dengan segala ketangguhanya. pernahkah anda berkunjung ke pasar?apa yang anda lihat disana? deretan penjual yang menjajakan daganganya. serta hiruk pikuk pembeli berlalulang sibuk memilah memilih dan menawar dagangan. Hampir disemua desa memiliki pasar sebagai salah satu penyangga toda perekonomian masyarakatnya sekaligus pemasukan bagi desanya. Pasar-pasar desa biasanya memulai aktivitasnya selepas solat subuh. para penjual sudah akan sibuk menata daganganya,menyiapkan semua keperluan untuk berjualan. Ada beragam barang yang dijual di pasar desa,meski tergolong pasar kecil anda dapat menemukan banyak barang kebutuhan sehari-hari disana.
Saat matahari mulai setinggi tombak aktivitas dipasar mulai ramai,orang-orang mulai berdatangan mencari kebutuhanya. Ada yang bersegera mencari sayuran,tahu,tempe untuk kebutuhan dapurnya,dan lebih banyak juga yang memilih membeli nasi untuk makan pagi,jadi tak perlu repot memasak. Semua bergegas sigap menyambut hari baru. Pasar menjadi tempat bertumpu bagi sebagian orang, mereka menggantungkan hidupnya lewat dagangan yang mereka jajakan.
Pasar tradisional memang tak sama dengan supermarket,hypermart atau pasar modern sejenis yang tak menawarkan daganganya namun mematok harga pas untuk barang yang dijualnya. sementara di pasar tradisional anda bebas memilih bahkan menawar dagangan karena begitulah kebiasaanya. Kalau anda pembeli yang cermat sesungguhnya berbelanja di pasar tradisional jauh lebih murah,bagaimana tidak mereka yang berjualan di pasar tradisional sering "gak mentolo" seringkali memberikan tambahan barang untuk pembelinya.
Ada yang kadang menjual satuan seharga 2000 tapi ketika membeli 2 buah,maka anda cukup membayar 3500 rupiah saja,apa bisa kalau anda beli di indo***** dan sejenisnya? yang ada ketika ada kembalian koin anda terpaksa mendonasikanya. Iya lah ya ketika pegawainya bilang "mau di donasikan bu 400rupiahnya? pasti kita akan jawab iya" padahal emak-emak yang suka menabung akan lebih suka menabungkanya dirumah atau mendonasikanya untuk tetangganya sendiri kan......
Namun,tak bisa dipungkiri peminat pasar tradisional kian hari kian menyurut. semakin banyaknya toko atau supermarket mini yang ada disepanjang jalan bahkan mulai dibangun diperkampungan. Pasar tradisional kian tergusur hingga tak jarang para pedagangnya gulung tikar karena tak lagi cukup penghasilanya untuk membayar sewa rukonya. Hal ini tentu saja harusnya menjadi tugas pemerintah untuk ikut campur membenahi pasar tradisional,menghidupkan bahkan jika mungkin mengembangkanya segingga masyarakat dapat berdikari membangun ekonomi kecil dan tak hanya mengantri menjadi pegawai di supermarket.
Komentar
Posting Komentar