Indonesia Berbudaya (1)
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki ribuan suku dan budaya. Luas yang membentang mulai dari sabang sampai merauke memiliki ribuan pulau-pulau kecil yang tentunya ribuan budaya pula di dalamnya. Dulu ketika sekolah saya sangat suka pada mata pelajaran IPS utamanya yang membahas tentang pulau-pulau di Indonesia dan ragam budayanya. Saya juga sangat takjub pada Gajah Mada yang diceritakan sebagai tokoh utama yang mempersatukan Nusantara. Sungguh luar biasa bukan,mereka yang memiliki latar belakang berbeda,tak memiliki sisi histori yang sama,namun dengan penuh kesadaran berikrar untuk bersatu.
Padahal kalau kita lihat hari ini,jangankan dengan suku lain kadang dengan tetangga sendiripun kita tak saling kenal.Ada yang pernah mengatakan bahwa Indonesia adalah negara paling luas setelah cina,mungkin ini di dasarkan karena cina dan beberapa negara lain yang secara luas wilayah lebih besar dari Indonesia namun terbagi dalam beberapa negara bagian. Tapi di Indonesia tidak,hanya ada satu sistem pemerintahan saja,kalaupun ada pembagian wilayah provinsi dan Kabupaten itu hanya soal administratif saja,hal lainya tetap sistemnya secara terpusat.
Namun,wilayah yang luas tak serta merta selalu membawa kegembiraan didalamnya. Ragam suku,adat dan budaya di Indonesia kadang juga menjadi pemicu timbulnya rasa idealisme dimana ingin menjadi lebih unggul dibandingkan yang lainya. Ketika melihat salah satu kelompok mendominasi baik dari segi kehidupan perekonomian ataupun peningkatan kesejahteraan ekonomi seta pelestarian budaya,menjadikan kwcemburuan pada kelompok lain. Kita sudah sering mendengar media massa memberitakan banyak terjadi pertikaian antar kelompok adat,suku hanya karena masalah yang sebenarnya tidak perlu terjadi. Sensitivitas yang yang tinggi dan juga rasa kedaerahan yang tinggi juga mungkin ikut andil lahirnya konflik antar suku.
padahal seharusnya hal semacam ini tidak perlu terjadi. Jika kita mau menengok lebih jauh kebelakang,bukankah ketika kita menempuh pendidikan formal dulu kita sering mengenakan ragam pakaian adat dari berbagai suku di indonesia saat perayaan kemerdekaan Bangsa Indonesia saat 17 Agustus? tentunya Bapak Ibu guru memerintahkan kita memakai baju adat itu bukan tanpa maksud ya,mereka ingin memperkenalkan sedari dini bahwa ada banyak suku dan adat diluar sana yang berbeda secara pakaian saja. Hati dan jiwanya tetap sama,dalam naungan Negara Lesatuan Republik Indonesia.
Hal seperti ini yang kadang tak tersampaikan dengan baik, uforia agustusan kadang menenggelamkan esensi ini,semua terfokus pada makeup yang tebal,iringan musik dangdut yang mewarnai festival dan juga kadang orang tua siswa yang lebih heboh berjoget sepanjang iringan festival. Jadi mari kita mulai memaknai sesuatu dari segi isi,makna yang terkanfung dalam tiap tampilan,tak sekedar menikmati yang ada dipermukaan.
Semoga riasan wajah kita tidak jadi penentu kualitas diri kita, ya.. tulisan keren, Kak. Semangat!
BalasHapusterimakasih kakak
HapusBerbeda-beda tetap satu. Semoga bersatu selalu
BalasHapusBerbeda-beda tetap satu. Semoga bersatu selalu
BalasHapussemoga,dan semoga pula kita bisa jadi bagian pemersatu bangsa
Hapus